Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari November, 2011

Mari, kita bantu Palestina

UNTUK PALESTINA oleh Vanny Chrisma W pada 11 November 2011 jam 11:25 INFO BARU, dengan terbitnya salah satu novelku yang berjudul "Gadis Kecil di Tepi Gaza" tentang dunia Palestina selepas terjadinya tragedi perang 22 hari antara Israel dan Gaza, Palestina. Buku ini menjadikan jalan untuk kalian, agar bisa berbagi kebaikan dengan membantu mereka. Bagi pembeli novel GAdis Kecil di Tepi Gaza, via online. maka kalian akan pesan langsung dari saya penulis, Vanny Chrisma W. dengan ketentuan:

1. Membeli novel Gadis kecil di tepi Gaza seharga Rp 44 ribu, belum termasuk ongkos kirim

2. Dana bantuan Gaza Palestina, minimal paling kecil 10 ribu.

3. Pemesanan ditransfer di No Rek BCA Cabang Pondok Chandra 2160 597 880 a.n Fani Krismawati / Vanny Chrisma W.

4. Jika secara manual ke bank, maka cantumkan notes : untuk Palestina.

5. SMS untuk konfirmasi di 0896 8111 3613

dana bantuan yang anda sumbangkan itu, nantinya akan dikumpulkan di Rekening Sumbangan penggemar dan pembaca novel…

Surat dari Gadis Kecil di Tepi Gaza

SURAT dari Gadis Kecil di Gaza

Surat dari gadis kecil di Gaza:
Allah, di manakah ibuku?
Duri-duri pasir mengubur semua kehidupan
Allah, di manakah ayahku?
Hamparan pasir nan luas, seolah menutup mata.

            Allah, di mana aku harus berdiam?
            Ditutup sebuah benteng yang kokoh,
            Menahan rasa lapar dan lilitan perut,          
            Berapa sisa umurku? Katakan....

Sendiri dalam sepi,
Allah, ingin ku berlari mengejar matahari,
Dengan langkah kaki dan gapai angkasa,
Langkahku terhenti di depan genangan air keruh,
Kupandangi wajah lesuku dari cerminan air tenang,
Mengikis semua kerut-kerut kehidupan

            Allah..., Allah..., Allah,
            Masihkah ada tempat bagiku,
            Gadis Palestina di dunia ini?
Jika ada? Di mana?
Mengapa tanahku telah hancur...
Mengapa? Mengapa harus Palestina...
Allah...

serpihan Novel Palestina, Gadis Kecil di Tepi Gaza

Camp pengungsian, Gaza, 2009
            Sosok Palestine memandangi selembar foto keluarganya yang sempat ia selamatkan dari barang-barang lainnya. Sesaat selepas gadis kecil itu berdiri diam terpaku, menatap tiga sosok manusia jatuh telungkup dan terpendam pasir serta bebatuan dari bangunan rumah yang disinggahinya. Tepat di kota Gaza, malam hari. Pada tanggal 03 Januari 2009, beberapa kota tiba-tiba dihancurkan oleh bom-bom dan rudal yang membabi buta dari negara seberang, Israel. Semua terjadi begitu cepat, reruntuhan bangunan yang terkena ledakan bom-bom pun memakan korban jiwa. Satu demi satu nyawa jatuh bergelimpangan, jalanan penuh dengan orang-orang yang berteriak histeris dan menangis sedu sedan. Seolah-olah itu adalah tangisan terakhir mereka. Suara sirine ambulans pun saling beriringan keluar masuk area kota Gaza malam hari itu. Benar-benar terlihat kacau dan dalam keadaan genting, sementara sesosok gadis kecil berusia sembilan tahun yang sama sekali tidak tah…

The Education

Jenny adalah siswi kelas 3 SMA yang cerdas dan cantik, hidup di suburban kota London tahun 1960-an. Dengan didikan ayahnya yang kaku, Jenny diharuskan lulus ujian akhir dengan nilai gemilang agar kelak bisa meneruskan kuliah di jurusan sastra Inggris, Oxford. Jenny gemar bermain cello dan saat berlatih orkestra Jenny menangkap sinyal-sinyal asmara dari Graham, pemain biola yang juga murid kelas 3 SMA.
Graham pun mulai melancarkan jurus-jurus pendekatan dan Jenny tidak menolak, meski suasana kadang jadi kikuk karena Graham memang digambarkan sebagai pemuda yang nerdy dan geeky. Lalu Jenny berjumpa dengan David, pria dewasa yang bersikap sangat manis padanya. Perkenalannya dengan David membawa Jenny memasuki dunia baru kalangan high society London yang bahkan belum pernah diimpikannya. Nonton konser musik klasik, opera, lelang lukisan dan tentunya berdandan cantik serta mengenakan gaun-gaun indah.
Singkatnya, Jenny mabuk kepayang. Dia merasa tidak lagi perlu…