Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari 2012

Kita belajar tentang yang namanya Gaya Bahasa

Gaya Bahasa merupakan bentuk atau cara seseorang mempergunakan kata dan merangkainya menjadi kalimat. Bagi seorang pengarang, gaya bahasa meliputi semua faktor yang menentukan bahasa.

Setiap pengarang mempunyai gaya bahasanya sendiri-sendiri. Gaya bahasa itu adalah sebagian dari ciri-ciri khusus pengarang yang bersangkutan. Kita dapat merasakan perbedaan, misalnya, antara gaya bahasa penulis novel Habiburahman El Shirazy dengan gaya bahasa penulis Anwar Fuadi.. Meskipun kiranya sulit dirumuskan, tetapi paling tidak, dapat dirasakan adanya kekhasan gaya bahasa masing-masing-terutama apabila kita mau memperhatikannya dengan sungguh-sungguh.

Gaya bahasa rupanya tak jauh berbeda dengan gaya berbicara, gaya berjalan, gaya merokok, dan lain-lain. Perhatikanlah seseorang berbicara! Akan ditemukan sesuatu yang khas dari gaya bicaranya, yang berbeda dengan gaya bicara orang lain. Perhatikan pula seseorang berjalan atau merokok! Pasti ada sesuatu yang khas. Itu memang semacam identitasnya.

Pen…

Menulis novel di masa hamil

Kata dokter Endometriosis, kok test pack positif hamil?

Yah, barangkali ini yang namanya keajaiban dari Allah Swt. atas doa-doaku selama ini, atas juga keresahanku selama ini lantaran sejak menikah, belum juga dikaruniai seorang anak.

ada peristiwa-peristiwa aneh yang sampai sekarang aku juga masih dag..dig..dug,duer deh..., ketika oktober lalu dokter memvonisku terkena endometriosis atau kista cokelat dan dibilang "susah hamil". siapa yang nggak shock mendengar kabar berita seperti itu?

kalo berita hamil, alhamdulillah..
la ini, berita buruk, penyakit lagi..., siapa yang maoooo?


karena awalnya aku mengira diriku sedang hamil dibulan oktober 2011 lalu, gara-gara terkena efek sugesti dari hamilnya sahabatku bernama, Juwita yang baru berhasil memberitahukan test packnya didapati 2 garis merah, aku pulang sambil ikut penasaran dan ikut-ikutan beli test pack untuk sekedar membuktikan aku hamil atau tidak.

mungkin, saking obsesinya..., test pack yang hasilnya segaris itu, aku melihatnya 2 garis. padahal 1 garis, mungkin yang satu ma…

Maafkan aku karena shoutboxnya kadaluwarsa

Hallo, teman-teman...

maaf, beribu maaf ya kalau aku baru ngeganti yang namanya shoutbox. tadi malam kaget saat melihat shoutboxku yang penuh tiba2 kosong.

rupanya kemarin, aku tak mengindahkan kata-kata dari seeorang teman yang terlupa namanya, DiQ atau siapa untuk lekas mengganti shoutbox, dan kini sudah kuganti dengan yang baru. oh ya teman-teman, karena aku terlalu sibuk kemarin, sampai nggak sempat melihat blogku. hemmm,...sekarang ku walking2 di tempat kalian lagi ah....