Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for 2012


Gaya Bahasa merupakan bentuk atau cara seseorang mempergunakan kata dan merangkainya menjadi kalimat. Bagi seorang pengarang, gaya bahasa meliputi semua faktor yang menentukan bahasa.

Setiap pengarang mempunyai gaya bahasanya sendiri-sendiri. Gaya bahasa itu adalah sebagian dari ciri-ciri khusus pengarang yang bersangkutan. Kita dapat merasakan perbedaan, misalnya, antara gaya bahasa penulis novel Habiburahman El Shirazy dengan gaya bahasa penulis Anwar Fuadi.. Meskipun kiranya sulit dirumuskan, tetapi paling tidak, dapat dirasakan adanya kekhasan gaya bahasa masing-masing-terutama apabila kita mau memperhatikannya dengan sungguh-sungguh.

Gaya bahasa rupanya tak jauh berbeda dengan gaya berbicara, gaya berjalan, gaya merokok, dan lain-lain. Perhatikanlah seseorang berbicara! Akan ditemukan sesuatu yang khas dari gaya bicaranya, yang berbeda dengan gaya bicara orang lain. Perhatikan pula seseorang berjalan atau merokok! Pasti ada sesuatu yang khas. Itu memang semacam identitasnya.

Pengarang muda yang baru melangkahkan kakinya ke dunia penulisan, umumnya memiliki kekhasan gaya bahasa. Hal ini dapat dipahami. Pengarang-pengarang yang telah mapan itupun, pada tahap-tahap permulaan belum mempunyai identitas dalam gaya bahasa yang dipergunakannya. Tahap permulaan adalah tahap pencarian.

Dalam mencari identitas itu, sangat boleh jadi pengarang muda banyak terpengaruh gaya bahasa dari seorang pengarang terkenal yang disenanginya. Walaupun gaya bahasa pengarang terkenal itu adalah miliknya yang khas, tetapi gaya bahasanya boleh ditiru pengarang muda. Sudah pasti peniruan-dalam hal apapun, juga dalam gaya bahasa tak bakal sesempurna aslinya. Justru ketidak-sempurnaan tiruannya itulah yang membuat gaya bahasa pengarang yang ditiru tetap menampakkan identitas dan kekhasannya.

Peniruan gaya bahasa pengarang terkenal yang disenangi tidaklah seyogyanya dilakukan secara persis vis a vis, apa adanya. Pengarang muda justru harus dapat mengembangkan kreasinya setelah memperhatikan gaya bahasa pengarang tertentu, untuk menghasilkan gaya bahasa yang khas miliknya sendiri. Dia harus berusaha menemukan identitas diri. Tidak merupakan cacat agaknya, kalau dalam gaya bahasa, pengarang muda justru terpengaruh dengan gaya bahasa pengarang tertentu.

Diduga, pengarang-pengarang lain yang sudah mapan sekarang bukan mustahil terpengaruh dengan gaya bahasa pengarang-pengarang tertentu, sampai kemudian menemukan corak gaya bahasanya sendiri yang khas, yang merupakan identitas dan karakteristiknya kini. Dan pengarang-pengarang muda, ataupun para pemula, harus juga membuka kemungkinan untuk menerima pengaruh gaya bahasa pengarang yang disukai, dalam upaya menemukan kekhasan sendiri. Namun untuk itu, tak perlu menjadi epigonnya. Epigon adalah pengikutnya, yang menjiplak persis apa-apa yang ditulis pengarang yang diikutinya tersebut.

(Sumber: Anda ingin jadi pengarang?, oleh: Drs. A. Hadi Nafiah)

Yah, barangkali ini yang namanya keajaiban dari Allah Swt. atas doa-doaku selama ini, atas juga keresahanku selama ini lantaran sejak menikah, belum juga dikaruniai seorang anak.

ada peristiwa-peristiwa aneh yang sampai sekarang aku juga masih dag..dig..dug,duer deh..., ketika oktober lalu dokter memvonisku terkena endometriosis atau kista cokelat dan dibilang "susah hamil". siapa yang nggak shock mendengar kabar berita seperti itu?

kalo berita hamil, alhamdulillah..
la ini, berita buruk, penyakit lagi..., siapa yang maoooo?


karena awalnya aku mengira diriku sedang hamil dibulan oktober 2011 lalu, gara-gara terkena efek sugesti dari hamilnya sahabatku bernama, Juwita yang baru berhasil memberitahukan test packnya didapati 2 garis merah, aku pulang sambil ikut penasaran dan ikut-ikutan beli test pack untuk sekedar membuktikan aku hamil atau tidak.

mungkin, saking obsesinya..., test pack yang hasilnya segaris itu, aku melihatnya 2 garis. padahal 1 garis, mungkin yang satu masih samar. tapi aku percaya aku ini sedang hamil. apalagi seorang temanku yang lain juga memiliki tanda-tanda terlambat haid seperti aku, dan rupanya justru aku yang terlebih dahulu memeriksakan diriku ke dokter kandungan untuk melihat kenapa perutku terasa kram.

di dokter kandungan, aneh..., dokter melihat sebuah titik hitam kecil yang ia nyatakan sebagai GS atau gestasional sac. yang berukuran 0,9 cm. aliaas 9 mm. kecil banget!! apa itu? entah, aku berharap itu bayi ya hahahaha....

dan rupanya dokter belum memvonis aku hamil tapi malah gejala mau mens, selepas dicek test pack hasilnya negatif. padahal aq bilang, test packku kemarin positif bener!!! nggak percaya, ya elahhh...

pulanglah aku dengan sentosa dan berharap tetap hamil pada suamiku, suamiku masih heran dan ragu. tapi aku percaya aku sedang hamil. pesan dokter aku diminta untuk menunggu selama 2 minggu utk melihat apakah aku mengalami menstruasi atau tidak. dokter itu paling senang ya dengan didatangi pasien terus. padahal duitkan nipis getooooo!!!

2 minggu berselang...akhirnya perutku terasa kram, dan mengalami pendarahan dengan darah kental. aku lekas ke dokter walau sebelumnya enggan, karena aku nggak mau dengar berita buruk dan menangis. cerita ini ada di buku tentang kehamilanku yang terbit tahun ini, entah bulan apa. dan divonislah aku terkena, ENDOMETRIOSIS...!!!

Susah hamil, kata dokter. begitulah kata-kata trauma yang diberikannya padaku.tapi rupanya, sekarang, ketika semuanya benar2 tak berharap dan tidak diharapkan, Allah memberikan kejutan yang lain dengan positifnya test packku. hanya saja, aku masih sedikit meragukannya lantaran..kamis seminggu yg lalu, aku ke dokter kandungan lagi untuk melihat perkembangan rahimku, apakah masih ada kista selepas aku gelontor dengan pil peluruh pil tuntas? karena dokternya beda, maka...eng...ing...eng, dokter tersebut masih mengatakan aku terkena endometriosis, ada di usg itu tulisan Dist 6,7 cm. tapi aku tidak tahu itu apa....

apalagi aku terkena penyakit ambeien selama 7 hari ga sembuh2, padahal biasanya aku sakit ambeien cm 3 hari sudah sembuh. instingku mulai berjalan tiba-tiba saat aku membeli obat ambeien, kuminta apotekernya memberiku test pack 1 one med. iseng2 esok pagi aaku pipis dan melakukan test pack. rupanya, hasilnya pun tampak sedikit berbeda untuk awalnya. ternyata, ada dua garis yg satu tegas dan samar. masih tak percaya aku sampai beli test pack beberapa kali dengan merek berbeda dan akhirnya benar2 positif. hamil.

namun, rasa trauma ini terus bergelora dan takut kalau terjadi apa-apa di tengah minggu penantian ke dokter kandungan untuk memeriksakan kehamilan. semoga aku tidak mengalami keguguran. amin...doakan ya teman, karena dengan kehamilanku ini, aku mendapatkan obat ajaib langsung yang diberikan Allah untukku. semoga...

Hallo, teman-teman...

maaf, beribu maaf ya kalau aku baru ngeganti yang namanya shoutbox. tadi malam kaget saat melihat shoutboxku yang penuh tiba2 kosong.

rupanya kemarin, aku tak mengindahkan kata-kata dari seeorang teman yang terlupa namanya, DiQ atau siapa untuk lekas mengganti shoutbox, dan kini sudah kuganti dengan yang baru. oh ya teman-teman, karena aku terlalu sibuk kemarin, sampai nggak sempat melihat blogku. hemmm,...sekarang ku walking2 di tempat kalian lagi ah....

- Copyright © Blog Vanny Chrisma W - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -