Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari September 6, 2010

The Fall

Resensi Film "The Fall"Senin, 10-12-2007 13:00:26 oleh: Oni Suryaman
Kanal: Gaya Hidup Film ini diputar di Jiffest 2007 tanggal 9 dan 13 Desember. Aku berkesempatan mencicipi film ini duluan di closing movie ScreamFest yang barusan berakhir di Blitz.
Film ini adalah sebuah film fantasi yang dilatarbelakangi oleh seorang anak yang patah tulang bahunya setelah jatuh yang mengunjungi secara teratur seorang pasien yang lain di rumah sakit yang sama, karena ia punya cerita yang menarik. Dan film ini menceritakan kisah sang anak dan pasien dan ceritanya secara paralel.
Salah satu keunggulan dari film ini adalah sinematografinya. Layak untuk Oscar. Sang sutradara dengan piawai mem-blend satu scene dengan scene yang lain sehingga kadang terlihat surealis. Bahkan jika Anda tidak dapat begitu mengikuti ceritanya, Anda akan tetap terpukau oleh indahnya gambar yang disuguhkan di depan Anda. Film ini dibuat di 20 negara, termasuk Ind…

Turtles Can Fly

TURTLES CAN FLY
Lakposhtha hâm parvaz mikonand (2004)


Written and directed by Bhaman Ghobadi

Cast :
Agrin : Avaz Latif
Satellite : Soran Ebrahim
Hengov : Hiresh Feysal Rahman
Rega : Abdol Rahman Karim
Pasheo : Sadaam Hossein Feysal
Hangao : Hiresh Feysal Rahman
Shirko : Ajil Zibari



REVIEW :
=======



TURTLES CAN FLY merupakan film pertama tentang perang di Iraq masa Invasi Amerika dibawah Presiden George W. Bush. Bolehlah dibilang saya adalah pecinta film-film Iran, sebab saya menyukai film-film yang natural dan bermuatan filosofi. Dan seperti film Iran lainnya 'Turtles Can Fly' juga menyajikan pengajaran kehidupan secara folosofis tanpa ada kesan menggurui penontonnya. Nah ini yang jarang sekali saya dapat dari film nasional kita, apalagi sinetron.

'Turtles Can Fly' menyajikan paradoks : film anak-anak yang penuh humor, manisnya adegan jenaka anak-anak, sekaligus film perang yang paling mengerikan.
Dalam film ini memang tidak ada adegan hunjaman peluru menembus …

Si Nikita yang Hilang selama 16 tahun

The Lost Memory (Memori yang hilang) Vanessa, seorang wanita berusia 26 tahun, merasa dirinya ada masalah setelah kekasihnya berkali-kali memanggilnya gila atas tingkah lakunya yang berubah-ubah. Dia pun sering pelupa, jika mengirim pesan tak pernah ingat lagi, dan bekas pesannya pun cepat-cepat dihapus agar tidak dapat meninggalkan jejak. Vanessa pun sulit untuk diajak bersosialisasi dengan teman-teman yang lain. Jika pun mencoba untuk berkumpul, selalu ada percekcokkan besar yang membuat dirinya terisolasi dari teman-temannya. Vanessa sosok yang dibenci..., pemarah, pencuriga, dan Pemberontak. Namun terkadang ia pun sering menangis di kala berada di kesendirian. Dalam hubungan keluarganya pun dia menjadi sosok tidak disukai karena sering membantah, tidak pernah menurut dan berani pada orang yang jauh lebih tua. Dia tidak pernah pandang bulu.
Tapi, sebenarnya Vanessa mencintai kedamaian, langit dan suara-suara burung gereja yang melintas tiap pagi. Karena teguran dan ejekan dari kekas…