Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for 12/22/11


Seperti judul yang kutulis, ini sebuah pemikiran yang aneh tapi nyata. Bagaimana tidak nyata?

Sejak awal menikah, aku sangat ingin sekali hamil dan bisa melahirkan seorang anak dari rahimku. Tentunya hal ini disebabkan oleh masalah reproduksiku yang katanya bermasalah.

Hingga aku pun memutuskan untuk menikah. Anehnya dalam kurun waktu 9 bulan aku tak menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang pasti, terlambat datang bulan 2 minggu pun, rupanya juga tak kunjung hamil.

Suatu hari,aku merasa sangat-sangat ingin hamil. Ketika mendengar sahabatku hamil anak kedua,dan aku pun terasa tersugesti untuk hamil pula. Keanehan pun terjadi, Menstruasiku terlambat,dan aku pun melakukan test pack. Garis samar dua pun muncul tapi ah...hampir-hampir tak terlihat.

Perutku juga kurasakan kram tiap hari, mual dan tidak mau makan nasi. apa ini sugesti dari teman atau tidak, entah. Malam harinya aku memeriksakan diriku ke dokter kandungan.

dan dokter pun menemukan sebuah titik hitam yang ditandai dengan nama GS. sebesar 0,9 cm. dokter mengatakan,"Wah, mbak mual-mual ya?" begitu tanyanya. 


aku jawab, "Iya, belakangan ini." dan dokter pun meminta untuk menunggu sampai 2 minggu kembali lagi, untuk menyatakan apakah aku benar hamil atau tidak. Benciku jika aku diminta untuk test pack di tempat dokter,karena pasti akan menimbulkan kekecewaan yang dalam.


negatif.


hmmm, dua minggu berselang aku tak menunjukkan tanda-tanda menstruasi. aku pun senang dan sudah kuceritakan pada teman-teman di facebook bahwa aku mungkin sedang hamil.


namun, tepat pada akhir 12 hari itu, sore aku merasakan perutku terasa melilit dan ketika aku hendak buang air kecil,kutemukan flek cokelat. oh, tidak! ini tidak boleh terjadi, pikirku saat itu. tapi aku tetap pasrah dan berpikir bahwa aku masih hamil. 


malam hari, perutku tak terlukiskan lagi rasa sakitnya, benar-benar sakit. sampai akhirnya aku bertandang ke praktek dokter kandungan yang sama lagi untuk diperiksa.


ketika diperiksa, sudah tak ada lagi tanda-tanda kehamilan. oh..., dokter pun memvonis endometriosis.


lucunya dalam hidup ini, aku menemukan 2 orang sahabat yang satu bernama Yusi, dia juga terlambat bulan dan curiga kalau hamil, saat dimana aku masih percaya diri, kukatakan padanya dengan senang hati tentang kehamilanku, padahal masih samar. dan ketika aku tidak jadi hamil, esoknya Yusi mengabarkan tentang kehamilannya. sungguh, ini seperti terkena pukulan godam tepat di ubun-ubunku.


aku kecewa pada diriku sendiri. justru temanku yang berhasil hamil. dan untuk teman di dunia maya yang kedua, bernama Linche, dia bertanya padaku bagaimana cara hamil, hingga aku menyarankan ia meminum profertil.


rupanya kemarin aku mendapat kabar bahwa dia baru saja test pack dan dinyatakan positif! sungguh, itu karena dia sangat menginginkan kehamilan.


kutanya,apa dia meminum profertil obat penyubur, dia katakan, tidak. artinya semua ini karena keinginan dia dan juga Kehendak Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 


lalu, bagaimana dengan diriku? mungkin hanya Allah-lah yang tahu seberapa besar keinginanku sehingga ia masih belum yakin aku bisa dipercaya untuk memiliki seorang anak.


jika dipikir dan dibaca kembali,  hidup ini atau hidup itu, lucu ya?

Cinta...oh cinta.

apakah yang kita mengerti tentang arti cinta dalam hidup ini, dan mengapa rasa cinta itu tiba-tiba ada dalam diri manusia untuk mencintai lawan jenis mereka sendiri?

dalam hidup ini, sebenarnya cinta itu tumbuh dari rasa ingin memiliki seorang pasangan, dan sebesar mana cinta itu tumbuh bisa dilihat dari kelakuan atau kebiasaan sehari-harinya menghadapi pasangan.

seseorang, adakalanya hanya ingin dicintai oleh orang lain. sejatinya mereka sebelumnya pernah tersakiti dalam kehidupan cintanya, sehingga akhirnya ia tidak berani untuk mencintai lagi.

ia takut mengambil resiko, dan inilah seorang pecundang cinta. mungkin karena sakit hatinya terlalu besar akhirnya dia menutup pintu hatinya rapat-rapat.

menunggu seseorang mencintai dirinya seperti dia dulu mencintai orang lain itu. enak mana, dicintai atau mencintai? jujurlah bahwa kita jauh lebih enak untuk mencintai seseorang, tiap hari merasakan rindu dan ingin bertemu. tapi beda dengan yang ingin dicintai, ia hanya ingin merasa dirindukan, diperhatikan. tetapi sikap penuh untuk memperhatikann dan merindukan, sudah tidak ingin ia tunjukkan sepenuhnya.

lalu, dari kemunafikan cinta ini pada si dicinta dan pecinta, yang lebih menang adalah menjadi pecinta manusia. 

karena ia terlahir sebagai seorang pemberani yang tak terus meratap dan menangisi cintanya yang dulu pernah gagal. 

jadi, mana yang kau pilih? menjadi pecinta atau yang dicinta??? jawablah dengan kejujuran hatimu,teman...

atas usahamu yang begitu kerja kerasnya mencari uang untuk kehidupan, rupanya kau hanya mendapatkan sisa-sisa kecil dari nafkahmu itu selepas kau membagi-bagi untuk orang lain, pada setoran-setoran wajib yang waow! kalo dilihat bikin pusing kepala. tetapi, jangan pernah mengeluh, sebab itu adalah pemberian dari Allah, dan atas kerja kerasmu mendapatkannya,walau kau merasa,"Aku baru saja memegang uang ini di tanganku, dan kini uang ini terlepas lagi hilang,"

uang itu tidak hilang, tapi kau berikan pada orang-orang yang tepat, pada hutangmu pd orang yang kau pernah pinjam dari dia, nafkah untuk ayah-ibu, adik, sodara, bahkan isteri, juga mungkin untuk suamimu yang sedang kepayahan karena uang. semua itu adalah rejeki dari Allah yang diberikan memang untuk dibagi. bukan untuk dirimu sendiri. bukankah tertulis dalam Qur'an Surat Ali Imran: 92, di mana Allah Subahanahu Wa Ta'ala berfirman: "Sekali-kali tidak akan sampai kepada ketakwaan (yang sempurna) sebelum menafkahkan harta yang kamu cintai."

Anas ra. bercerita: Abu thalhah ra. adalah seorang dari sahabat Anshar yang terkaya. ia memiliki kebun kurma di Madinah. Harta yang paling disukainya adalah perkebunan di Bairuha', letaknya dekat masjid. Rasulullah sering masuk ke kebun itu dan minum air bersih di sana. Ketika turun ayat Lan tanaalul birra hatta tunfiquu mimmaa tuhibbun-Sekali-kali kamu tidak akan sampai pada derajat ketakwaan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai-, maka Thalhah menemui Rasulullah dan berkata, "Ya Rasul, sesungguhnya Allah telah berfirman Lan tanaalul birra hatta tunfiquu mimmaa tuhibbun. Sesungguhnya harta yang paling kucintai adalah kebun Bairuha'. Karena itu kebun tersebut kusedekahkan karena Allah dengan harapan bisa menjadi ketakwaan dan simpanan di sisi Allah. Maka pergunakanlah sesuai dengan petunjuk Allah kepadamu!"Rasulullah saw. menjawab, "Bagus, itulah harta (yang mendatangkan) untung. aku telah mendengar maksudmu dan kebun itu akan kubagikan kepada sanak kerabat."Abu Thalhah berkata, "Wahai Rasul, aku akan melaksanakan petunjukmu." kemudian Abu Talhah membagi-bagi kebun itu kepada sanak kerabat dan anak pamannya. "LAN TANAALUL BIRRA HATTA TUNFIQUU MIMMAA TUHIBBUN." (HR. Muttafaqun Alaihi)


MEMBERI NAFKAH PADA KELUARGA

Abu Hurairah ra.berkata bahwa Rasulullah saw.bersabda, "Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kau nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada fakir miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya ialah satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu." (HR.Muslim)

Abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw.bersabda, "Setiap pagi ada dua malaikat yang datang kepada seseorang, yang satu berdoa: "Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya!' dan yang lain berdoa, 'Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir'. (HR. Mutafaqun Alaihi)

terkadang, kita sebagai manusia yang lemah. merasakan kerja keras untuk mendapatkan uang itu sangat sulit bahkan sampai tubuh menjadi sakit. hanya untuk apa? mendapatkan uang agar bisa dibagi-bagi pada orang2 yg wajib kita berikan pada mereka, dan pada orang lain yg membutuhkan. terkadang, sesuatu yang baru kita dapatkan dari hasil kerja keras, tiba2 hilang di tangan kita, dan kita sama sekali tidak membawa apa-apa, tidak membawa apa-apa. saldo yang sebelumnya nol, kembali terisi, kemudian kembali menjadi nol. ini hanya di dunia untuk saldomu yang kembali menjadi nol. tapi di akherat, saldomu sudah sampai berbunga-bunga dan kau sama sekali tidak mengetahuinya selain Sang Pemberi Rejeki, Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

maka itu, tak perlu sampai kau bersedih. jika kau masih tetap memiliki kekuatan untuk berjuang hidup dan menebas rintangan yang menggerus-gerus impianmu. tak perlu kau pikirkan itu, jika kau memang benar masih ingin hidup di dunia ini, dengan mereka, dengan orang lain. sama-sama berbagi, sama-sama memberi dan mengasihi. besarkanlah simpati dan rasa empati. janganlah bersikap kikir, pelit atau boros, membelanjakan harta tidak pada keperluannya.

rejekimu adalah dari Allah untuk menuntaskan masalahmu di dunia, jangan menangis jika saldomu yg sebelumnya terisi, kembali menjadi nol

- Copyright © Blog Vanny Chrisma W - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -