Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Desember 22, 2011

Hidup itu lucu ya?

Seperti judul yang kutulis, ini sebuah pemikiran yang aneh tapi nyata. Bagaimana tidak nyata?

Sejak awal menikah, aku sangat ingin sekali hamil dan bisa melahirkan seorang anak dari rahimku. Tentunya hal ini disebabkan oleh masalah reproduksiku yang katanya bermasalah.

Hingga aku pun memutuskan untuk menikah. Anehnya dalam kurun waktu 9 bulan aku tak menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang pasti, terlambat datang bulan 2 minggu pun, rupanya juga tak kunjung hamil.

Suatu hari,aku merasa sangat-sangat ingin hamil. Ketika mendengar sahabatku hamil anak kedua,dan aku pun terasa tersugesti untuk hamil pula. Keanehan pun terjadi, Menstruasiku terlambat,dan aku pun melakukan test pack. Garis samar dua pun muncul tapi ah...hampir-hampir tak terlihat.

Perutku juga kurasakan kram tiap hari, mual dan tidak mau makan nasi. apa ini sugesti dari teman atau tidak, entah. Malam harinya aku memeriksakan diriku ke dokter kandungan.

dan dokter pun menemukan sebuah titik hitam yang ditandai dengan nama GS. seb…

Mencintai Vs Dicintai

Cinta...oh cinta.

apakah yang kita mengerti tentang arti cinta dalam hidup ini, dan mengapa rasa cinta itu tiba-tiba ada dalam diri manusia untuk mencintai lawan jenis mereka sendiri?

dalam hidup ini, sebenarnya cinta itu tumbuh dari rasa ingin memiliki seorang pasangan, dan sebesar mana cinta itu tumbuh bisa dilihat dari kelakuan atau kebiasaan sehari-harinya menghadapi pasangan.

seseorang, adakalanya hanya ingin dicintai oleh orang lain. sejatinya mereka sebelumnya pernah tersakiti dalam kehidupan cintanya, sehingga akhirnya ia tidak berani untuk mencintai lagi.

ia takut mengambil resiko, dan inilah seorang pecundang cinta. mungkin karena sakit hatinya terlalu besar akhirnya dia menutup pintu hatinya rapat-rapat.

menunggu seseorang mencintai dirinya seperti dia dulu mencintai orang lain itu. enak mana, dicintai atau mencintai? jujurlah bahwa kita jauh lebih enak untuk mencintai seseorang, tiap hari merasakan rindu dan ingin bertemu. tapi beda dengan yang ingin dicintai, ia hanya ingin me…

Rejeki yang datang dari Allah

atas usahamu yang begitu kerja kerasnya mencari uang untuk kehidupan, rupanya kau hanya mendapatkan sisa-sisa kecil dari nafkahmu itu selepas kau membagi-bagi untuk orang lain, pada setoran-setoran wajib yang waow! kalo dilihat bikin pusing kepala. tetapi, jangan pernah mengeluh, sebab itu adalah pemberian dari Allah, dan atas kerja kerasmu mendapatkannya,walau kau merasa,"Aku baru saja memegang uang ini di tanganku, dan kini uang ini terlepas lagi hilang,"

uang itu tidak hilang, tapi kau berikan pada orang-orang yang tepat, pada hutangmu pd orang yang kau pernah pinjam dari dia, nafkah untuk ayah-ibu, adik, sodara, bahkan isteri, juga mungkin untuk suamimu yang sedang kepayahan karena uang. semua itu adalah rejeki dari Allah yang diberikan memang untuk dibagi. bukan untuk dirimu sendiri. bukankah tertulis dalam Qur'an Surat Ali Imran: 92, di mana Allah Subahanahu Wa Ta'ala berfirman: "Sekali-kali tidak akan sampai kepada ketakwaan (yang sempurna) sebelum menaf…