Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari April, 2011

Rumah tak melihat senja

26 April 2011
Catatan rumah tak bersenja:

duniaku, duniamu...
pada senja tertutup tirai,
tak pernah kusaksi aura merahmu,
melihat peraduan dari sang penyinar bumi...

duniaku, duniaku...
ketika pagi jelang,
kutak sigap datang
terlelap dalam lelah dan peluh,
ku kehilangan pagi...

duniaku, dunianya...
suara bising alunan musik,
tak bangunkan engkau
dari lelap panjangterpejam demikian lamanya...
hingga siang pun meraja duniaku,

duniamu, dunianya
ketika senja datang,
engkau terbangun terkejut saat,
kemudian menangis hilang pagi,
hilang siang,
lewatlah senja malam terbangun,
di balik tirai engkau terisak,
bagaimana rupa rumah tak melihat senja
jika engkau tertahan dalam penjara

jika nanti aku punya bayi

Jika nanti aku punya bayi...
perempuan, kau Khadijah
laki-laki, kau Muhammad

dua nama satu kisah..., paling menggetarkan jiwa terasa pesona.

jika nanti aku punya bayi
perempuan, kau cantik
laki-laki, kau bijaksana

dua sifat satu kisah, antara yang cantik dan bijaksana, tersatu menjadi satu,

sejarah tak terhilangkan, oleh waktu...
samar pun tak akan lupa, wahai namamu
untuk puteriku, Khadijah
wahai namamu untuk puteraku, Muhammad... dalam sebuah buku hadiah pernikahan, The Story of You, Khadijah & Muhammad SAW...

Hidup di dalam rumah kos

Kos Pasutri...

apa sih yang terbayang di dalam benak kalian ketika baru saja menjalani hidup baru. dan harus rela tinggal di manapun sesuai keinginan suami?

hantu?
takut preman?
atau malah takut sama kecoak?
hahaha..., benar!

ada kalanya ketakutan seorang wanita yang baru saja dilantik menjadi seorang isteri adalah ketakutan pada perasaannya sendiri.

mereka takut lantaran baru saja berpisah dari tangan orangtuanya dan wajib sendirian dan bertanggung jawab pada diri sendiri dan untuk suaminya.

jikalau dari kecil sudah manja, maka besarnya pun juga susah. apalagi yang masih jadi anak mama. so.., yang terbayang pertama kali dalam pikiranku 2 minggu after merried is..., saya takut ditinggal sendirian oleh suami.

kalo pulang kerja malem banget sudah nangis-nangis, SMS macem2 sampe minta dibelikan makanan, duh...manjanya ga ketulungan... maklum anak mama...,

perasaan waktu pertama kali hidup dan tinggal di dalam ruang sebesar 6 x 8 meter saja, just in the room, not yang lain:D

p…

Catatan Hati Sebelum Tidur untuk Seorang Kawan

Segores Lidah, yang Meluka Maaf, kalau sampai hari esok aku tidak bisa menemuimu. Karena kau tahu, bahwa aku benar-benar terluka. Pada kata-katamu yang selalu tersimpan dan terbayang di dalam mimpiku. Saat kau terlupa pada siapa aku untukmu, kawan. Apa kau tahu, aku sangat mengerti dirimu. Tapi sekali lagi, kawan... Jangan pernah lagi menemuiku... Hingga aku bersedia menemuimu... Untuk sementara waktu, aku menghilang Dari hadapanmu, dari ruang dan waktu... Tawa, Canda tak lagi dapat kau lihat Karena kau dengan kata-katamu, Walau sejuta maaf kau ingin ku memaafkan dirimu Tidak, untuk sekarang... Biarkan aku sendiri... Hingga matahari redup. Dengan sendirinya, dan biarkan Kuasa Tuhan yang mengambil alih semuanya. Ingatlah bahwa, kebaikan jangan pernah kau balas dengan kata keburukan. Yang membuatku menderita hingga kini.... Sidoarjo, 12 Agustus 2010

Kata dia, kekasihku kini...dulunya adalah suamiku

Suamiku, Katakan padaku tentang sesuatu, kejujuran yang tak pernah kulihat dari matamu. Pada ungkapan cinta yang tersembunyikan, Oleh sifat ketamakan. Suamiku, Dengarkan isi hatiku, mengapa saat ini aku demikian ragu. Pertanyakan kesetiaanmu. Yang terkalahkan dengan gemerlap emas dan permata Menutup murni hatimu... Suamiku, Tahukah engkau? Kata dia, kau dulu membunuhku... Dan kini aku menjadi sosok hantu. Kau mencekik leherku...hingga tubuhku membiru Tahukah kau, suamiku? Dia berkata, kekasihku kini, di masa ini, adalah dirimu yang dulu. Adalah suamiku. Yang dulu pernah membunuhku. Sidoarjo, 13 Agustus 2010

Aku Menyangka, Diriku Cantik

Namaku, Anabel Bella Lasiva Varozi Zika Kamelia Liang Lahat aku dilahirkan di sebuah kota terpencil yang letaknya paling ujung bumi, tersudutlah... Di mana sejujurnya manusia itu terbodoh, oleh pandangan matanya.... yang mengatakan, bahwa bumi itu tak berujung. Buktinya, aku lahir di paling ujung ujung tubuh manusia, yang namanya ujung perempuan kata siapa bumi itu bulat sih? Bumi itu bentuknya tidaklah bulat tapi ketika perempuan yang memendamku selama 9 bulan, itu perutnya membulat barulah aku bisa menerima bahwa memang bumi itu bundar. sebundar perut bundaku.... Ketika kulahir, kutendang-tendang ujung perempuan itu, aku mendengar ia mengaduh kesakitan, meringis... mengguling-guling di atas kasur yang telah basah oleh pecahnya air ketuban aku sempat mendengar walau tak terlalu jelas, "Bayi bangsat, belum waktunya keluar sudah mau mbrojol duluan." Kata-kata yang indah bukan? dari ibuku loh....:) Bayi bangsat katanya, padahal kata Tuhan ibuku itu orang baik Baik sekali hingga …

Jika setitik iman terang namun kembali terlelap

Ada sebuah hal besar dalam hidup kita. Ketika awalnya kita jauh dari agama, keyakinan dan iman. Apapun bentuknya. Jikalau ada, seseorang hamba membutuhkan penjelasan tentang cara bagaimana, apakah ini? apakah harus seperti ini atau itu? lalu bagaimana itu terjadi? Ketika seseorang hamba yang sangat kehausan akan keingintahuan tentang agama, keyakinan, juga iman, pada seseorang yang dirasa dan dipikir mengerti lebih pintar daripada dia, sekedar hanya untuk menjelaskan. Apakah yang kutulis ini sudah benar? Apakah yang kupikir ini juga sudah benar adanya? Apakah aku bisa membuat ini jauh lebih baik? Ketika ia membutuhkan bantuan dari yang merasa pintar dan menguasai ilmu-ilmu keagamaan dan sejarah itu sendiri. Saat ia benar-benar mencari bantuan, mencari tahu sebab ia takut tersalah jika ia menuliskan dengan atau tanpa keyakinan yang mantap. Maka, goyahkah keyakinan itu? Beberapa dari mereka yang kutanya untuk sekedar berkata, "Apa yang harus kulakukan?" Mereka menjaw…

Cemas berbuntut kegilaan, benarkah?

Cemas Berbuntut Kegilaan, Benarkah? “Pepatah bijak mengatakan bahwa, awal dari gila adalah kecemasan yang berlebihan.” _______________ Tuhan menciptakan manusia dengan memiliki rasa yang ada di dalam hati. Pernahkah kau merasa sangat gembira hingga kau merasa seakan jantungmu meloncat ke luar dari dalam rongga dadamu. Atau mungkin sebaliknya, kau pernah merasa sedih yang demikian dalam hingga kau berpikir bahwa hanya dirimulah yang pantas dan dinobatkan sebagai orang paling menderita di dunia. Rasa, menurut kamus Bahasa Indonesia yang artinya adalah ‘Tanggapanhati melalui indera’. Dan perasaan adalah, hasil atau perbuatan merasa dengan panca indera atau juga keadaan batin sewaktu menghadapi atau merasai sesuatu. Lalu, apakah perasaan yang paling saya dan Anda takuti dan tidak ingin mengalaminya sekalipun, akan tetapi kita malah tidak bisa menahan rasa itu yang pada akhirnya terkadang sebagian banyak orang mengalami kegagalan dalam hidupnya karena mendapat perasaan seperti ya…

lebih baik jadi gila, atau bunuh diri?

Lebih baik Jadi Gila atau Bunuh Diri? [Ada satu komentar di situs facebook pribadi saya, yang menanyakan soal apakah lebih baik menjadi gila atau bunuh diri?] _____________ Sebagian orang hidup dalam keputusasaan, sebagian yang lain hidup dalam kesukaan. Metode Yin dan Yang, hidup yang seimbang. Kiri dan kanan, gelap dan putih, berat dan ringan juga tinggi dan pendek. Sebagian orang yang berputus asa di dalam hidupnya, kebanyakan mereka larut dalam kepedihan dan kelaraan hatinya sendiri. Menjadi kucil oleh persebab masalah yang besar menurut anggapannya. Sehingga tak apalah, jika memang itu sudah menjadi haknya untuk menjadi seseorang yang pantas bersedih. Diantara mereka pastinya pula menderita tekanan mental yang amat dahsyatnya,, luka yang mengangga dan tak sanggup untuk ditambal atau bahkan dihilangkan sama sekali. Saya pula tak menampik akan rasa tertekan seperti ini. Pada dasarnya, itulah manusia. Di mana manusia itu memiliki dua karakter, yaitu karakter lemah dan kuat. …

Ya Sudahlah...

Katakan, Ya Sudahlah…Ketika mimpimu yang begitu indah. Tak pernah terwujud…, ya sudahlah. Saat kau berlari, mengejar anganmu. Dan tak pernah sampai, ya sudahlah…”[Bondan Prakoso] ______________ Lets go to get our dreams! Kadangkala, ketika kita tengah memiliki impian yang terasa begitu indah dan tinggi. Dan kita merasa telah berusaha demikian kerasnya, memberikan beribu pengorbanan yang terlihat maupun yang tak terlihat. Yang juga terkadang diiringi dengan canda, tawa serta tangisan yang mungkin lebih banyak tangisan yang menyertai perjuangan kita agar dapat meraih impian tersebut. Namun, ketika kita tengah berharap pada Tuhan, memunajatkan diri pada-Nya agar doa kita dikabulkan setelah bersusah payah berikhtiar sesuai perintahnya, dan terakhir kalinya cukup bertawakal atau memasrahkan pada Yang Kuasa. Lalu berhenti, tepat pada titik itu. Tawakal. Berserah diri, pasrah. Keputusan ada pada Allah Taala. Dalam arti kamus Bahasa Indonesia, makna ‘Tawakal’ tak lain adalah, berse…

Maria Mercedez

maria mercedes pa' servirle a usted de mi familia me encargo yo mi madre nos abandonó porque mi padre jamás cumplió maria mercedes pa' servirle a usted un buen dia mi son cambió compró un cachito y me conoció y al morir un montón me heredó * maria mercedes pa' servirle a usted que rico son el que bailo yo el abile que alivia cualquier dolor su ritmo calienta mi corazón maria mercedes, la vida te premiará tú ya lo verás maria mercedes, tu amor te corresponderá maria mercedes... mi felicidad el dinero no compró pues al hombre que amo no lo tengo yo... maria mercedes...maria mercedes * maria mercedes...si señor!!!

Sebab Ia Hitam

Ya Tuhan, maafkan aku... karena telah membuat orang itu cemas atas ucapanku, harusnya aku yang bersalah, karena tak mengambil hewan kesayangan NabiMu... Terbayang-bayang akan tangisan seekor kucing yang sebelumnya seakan memanggil-manggil namaku ketika aku tengah sibuk menelpon di dalam KBU wartel setelah mampir di toko, pulsa habis dan hendak mengisinya pula. Ketika aku tengah asyik berbincang-bincang untuk menanyakan tentang kisah motivasi yang sedang kutulis. Dalam seiring percakapan tersebut, aku mendengar suara tangisan seekor kucing yang meminta belas kasihan, mencari ibunya dan meminta makan. aku bertanya dalam hati, "Kucing siapa itu kok menangis?" , saya tahu apakah itu tangisan kucing atau sekedar kucing yang meminta perhatian orang, atau kucing yang lagi ingin kawin. Spontan saya menebak bahwa kucing itu tengah menangis, benar-benar menangis. sebab suaranya terdengar pilu, walau yang terdengar hanya bunyi, "Ngeong" saja. Tapi aku mengerti artinya, sebab sejak…

Jika kau berbisik, bisikkanlah kebaikan

FITNAH... apakah yang engkau ketahui tentang Fitnah? Bahaya dari Fitnah? apa itu Fitnah? Apa sebab dari Fitnah? dan apa akibat dari Fitnah? serta kenapa terjadi Fitnah? FITNAH.... kata orang, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. apalagi jika fitnah tersebut memang benar-benar fitnah dan kebohongan yang diada-adakan untuk menghasut orang agar orang lain itu tidak suka pada kita. FITNAH... pernahkah engkau terdampar oleh sebuah fitnah? yang mencoreng nama baik dan dirimu sendiri pada orang lain, atas hal yang tidak engkau lakukan sendiri... lalu apa yang terjadi pada dirimu? dengan fitnah yang kau terima...? FITNAH... dosa fitnah lebih besar, apa kau tahu sebabnya? sebab dari fitnah akan timbul satu kekacauan besar, krisis kepercayaan, dan juga tidak adanya tali silaturahim kembali yang terjalin baik seperti dulu. Fitnah, ingatlah akan lidahmu. tak bertulang tapi menyakitkan... tapi, jika berita yang tersiar itu benar adanya, itu bukanlah sebuah FITNAH..., tetapi AIB. Sesungguhnya datangnya Aib pa…

Ketika Anoreksia Menyerang Tubuhmu, tubuhku dan tubuh kalian

Anoreksia Anoreksia adalah kelainan psikis yang diderita seseorang berupa kekurangan nafsu makan meski sebenarnya lapar dan berselera terhadap makanan. Kondisi ini biasanya ditandai beberapa gejala psikologis seperti ingin memiliki tubuh kurus, takut berlebihan terhadap kegemukan, menolak untuk mempertahankan berat badan yang normal, hilangnya siklus menstruasi, mempelajari tentang makanan dan kalori secara berlebihan dan menyembunyikan atau sengaja membuang makanan. Sekitar 95 persen penderita anoreksia adalah perempuan berstatus sosial ekonomi menengah ke atas. Kelainan ini mulai muncul di masa remaja dan kadang di masa dewasa. Anoreksia bisa bersifat ringan, hanya sementara atau berat dan berlangsung lama. Penyebab dari anoreksia hingga kini belum diketahui. Tetapi para ahli kesehatan berpendapat bahwa faktor sosial memegang peranan penting dari anoreksia. Biasanya para penderita ingin menjadi kurus karena merasa kegemukan. Penderita menganggap dirinya tidak menarik, tidak sehat dan ju…

Ketika pada mesem

Pada Mesem... ku punya tulisan... jangan tersenyum dan jangan merengut... ada seorang perempuan dan laki-laki, di tangan mereka membawa sebuah terompet... yang akan ditiup tepat pukul 24.00 dan 00.00 perempuan itu berkata, "Mas, apa harapan kita di tahun esok, 2011?" laki-laki itu menjawab, "Dek, Mas ingin meminangmu di tahun 2011 nanti." perempuan itu tersenyum menyeringai... "Ah, Mas..., masak sih mas lupa?" laki-laki itu mengernyitkan alis keheranan, "Lupa apa tho Dek?" perempuan itu membuang sebuah terompet yang di bawanya dan dilemparkan di wajah si lelaki. "Mas lupa ya? tahun kemarin Mas juga bilang gitu, sekarang gitu lagi. Mana? Kemarin bilang katanya tahun ini menikah, toh nyatanya ga jadi terus. tahun depan janji gitu lagi...! Gombal!" laki-laki itu menggaruk-garuk rambutnya yang tidak gatal, "Dek, bukannya Mas ni bohong. tapi hutang mas tahun ini aja belum lunas," perempuan itu mesem... lalu berkata, "Kalo gitu,berharaplah hutan…

Aku tahu diriku mulai hancur

Aku tahu diriku mulai hancur ketika semua melihat ku tak mampu arungi hidup... pada mula, senyuman tersungging di baris bibir yang indah, terbesit rasa apakah ku kian merasa dicintai sedalam itu... Sedalamnya ku berusaha, mengerti engkau dan mereka... sulit...rasa hati dan jiwa melabuh pada cinta dirimu... melabuhkan hati, tak semudah yang kulangkah... gurat-gurat kesedihan dan tangis, lara...sendu, malapetaka... jika dari engkau tak rasa diriku, berkorban demi cinta... oh, bukan cinta... cinta tak berdosa...cinta tak berdarah hanya rasa dalam jiwa penuh tangis... ketika, aku tahu diriku mulai hancur karenamu....

Derita cinta tak bertepi

Pada kekasih bualan, di ujung sana... yang bukan jadi kekasihku.... sidoarjo, 05 Januari 2011 Di sana, kau berkata, "Kenapa kau masih bersama dia?" di sini aku berkata, "Kenapa pula kau tak pernah ada di sampingku?" di sana, kau berkata lagi, "Jika kau sudah tak lagi bersama dia, maka aku akan di sampingmu." Di sini, aku berkata padamu, "Mungkinkah ucapanmu bisa dipertanggung jawabkan?" di sana, kau berkata sambil tersenyum, "Pastilah, Sayang. jika kau sudah tak bersama dia lagi untuk selamanya." di sini, aku berkata dengan penuh ragu, "Apakah sampai saat ini kau masih menanti diriku?" di sana, kau berkata dengan nada desahan, "Ah, percayalah padaku. untuk apa aku berbohong?" di sini, aku berkata sambil mulai berpikir, "Bisakah aku mempercayaimu?" di sana, kau berkata penuh merayu, "Percayalah, kapan aku pernah bohong padamu?" di sini, aku terdiam, kemudian berkata, "Bukankah, kau adalah seorang yang su…

Begitu penatnya, otak di kepalaku

Baru saja sekitar 2 jam yang lalu, sebelum akhirnya aku memutuskan untuk membeli es krim Conello. Untuk hilangkan rasa penat dan otak yang hampir umep ini. Aku menghubungi kekasihku, dan berkata padanya, "Mas, sebentar lagi aku off nggak nulis lagi, waktuku kian habis untuk berpikir dan berpikir, dan berpikir. Bahkan saat aku tidur pun mimpiku pun berpikir pula. Sampai saking stresnya nyasar ke sarang hantu." jelasku. dia berkata, "Kau selalu ngambek dan berhenti di tengah jalan, kamu terlalu banyak bermain, bla...bla...bla..."" Aku diam bukan berarti aku malas, aku jalan-jalan bukan berarti aku cuci mata tapi cuci buku. Pikiranku terus berjalan hingga aku tak sanggup untuk memberhentikannya, kapan aku bisa berhenti dari rutinitas ini? Aku ingin berganti profesi. ""Ganti profesi menjadi apa? ""Marketing, yah jualan lah... ""Kamu mana bisa jualan?" "Bisalah, terus aku kerja apa kalo nggak nulis lagi?" "Ah, sudah kamu be…

Sebetulnya, aku adalah seorang ibu...

Ibu... bisakah aku berkata tentang sesuatu padamu? bahwa saat masih berada dalam kandunganmu,aku hanyalah seorang bayi... setelah aku terlahir dari rahimmu, maka aku adalah anakmu... ketika aku menyusu padamu, aku yakinkan diriku siapapun engkau, kau adalah ibuku. saat aku tak ingin lagi merasakan air susu, kau gantikan dengan air teh hangat... yang kusuka..sampai sekarang... Ibu... bisakah aku berkata tentang sesuatu padamu? bahwa ketika aku belajar berjalan, pasti sering terjatuh dan menangis... kau dekap aku walau setitik pula kau cubit aku karena terlalu malas untuk berjalan dan ingin selalu, selalu ada di pelukanmu, aku malas lepas darimu, wahai ibuku... hingga aku merasa, bahwa kakimu adalah kakiku... jika sakit maka aku pun juga sakit... ibu... bisakah aku berkata tentang sesuatu padamu? bahwa kau mengenalkanku akan arti saudara, yang lain dariku,dan mereka jua anakmu. kau bagi rasa kasihmu dan berupaya seadil-adilnya agar tak ada satupun yang iri hati... jika melihat kasihmu terlalu berlebih pa…

Lelaki yang tak pernah memiliki kekasih

Ini adalah sebuah kisah... konon, di sebuah negeri yang penduduknya berjumlah milyaran, di antara semilyar itu ada satu orang lelaki yang memiliki cerita klasik. Bacalah, pasti kau akan paham maksudnya. ====== Sosok lelaki itu tak pernah dikenal orang-orang sekitar, mungkin sebagian ada yang mengenalnya. Tapi dia memang tak begitu dikenal dan terkenal, sebab ia jarang memperkenalkan dirinya pada orang lain ketika tengah berkumpul dalam suatu pertemuan. Ia sering terlihat duduk atau berdiri, di sudut, menyendiri. Menyeruput segelas es sirup beberapa kali karena untuk menghilangkan rasa ketegangannya menghadapi orang. Ia berharap orang-orang tak melihat kehadirannya, sebab ia tidak tahan dengan tatapan mata. Lelaki itu merasa jelek dan tidak patut untuk dilihat. Terlahir dengan memiliki wajah yang biasa-biasa saja. Membuat ia berpikir, "Pantaslah aku tak ingin dikenal siapa-siapa, siapa sih aku? aku bukan siapa-siapa."gumamnya dalam hati. Lelaki itu tak menyadari bahwa apa yang dika…

kisah tentang orang gagal dan sukses

KISAH ORANG GAGAL Orang gagal itu selalu bertanya, "MEngapa Tuhan tidak beri aku rezeki yang banyak?" padahal ia sudah merasa bekerja susah payah tapi tak pernah kaya-kaya juga. kemudian ia bertanya lagi, pada Tuhan: "Kok Sudah capek gini ga dikasi bonus sih? Mobil kek, rumah mewah kek, apa kek. Biar semangat." padahal ia sudah mendapatkan apa yang dipunya untuk bekerja dan semangat yang didapat dari istri dan anak-anaknya. Orang gagal itu bertanya kembali, kali ini dengan nada dan pertanyaan yang amat kritis: "Kalo misal aku diciptakan cuma jadi orang kere, nggak usah deh, ciptain aku! rugiin waktuku aja...!" padahal ia dilahirkan dari rahim seorang ibu yang sangat dan selalu bersyukur telah melahirkannya di dunia dan menjadi orang yang berguna, walau hanya sebatas membantu kecil-kecilan saja. hingga pada saat, orang gagal itu mendapatkan jawaban atas doanya: Suatu hari ia ditawari oleh salah seorang temannya tentang pekerjaan yang benar-benar menjanjikan kekayaan…

Si wajah bulan (Moon Face) BAKPAO

"Sekali lagi, aku ingin cantik, dan tidak terlihat kurus, Dok. Bagaimana agar saya terlihat gemuk, dan vitamin apa yang harus saya minum, Dok." (Curhat me with the doctor, last day.) "Diminum sekali saja mbak, vitaminnya, yang obat satunya efek sampingnya mengantuk. Karena itu minumnya malam saja." ucap sang apoteker. saya berpikir mungkin itu hanya vitamin karena saya mintanya vitamin. setelah saya pulang, lekas meminum dua vitamin dari dokter itu. "Akhirnya sebentar lagi nafsu makanku bertambah." sepuluh menit setelahnya, dikarenakan tidak mengerjakan tugas apa-apa, akhirnya saya pun memutuskan untuk minum saja. karena efek sampingnya mengantuk, jadi saya oke-oke saja. sepuluh menit setelahnya, saya merasakan kaki saya kram..., otot-otot seakan dibuat tegang, kemudian perlahan-lahan melemas, dan membuat saya pun merasakan kantuk yang luar biasa hebatnya. tidurlah dengan tenang...., seperti puteri salju yang menanti dibangunkan oleh kecupan seorang pangeran yang…